Kesimpulan

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa: ‘ketidaksetaraan dalam pendidikan’ (inequality of education) tidak disebabkan oleh ketidakmampuan masyarakat untuk memahami hakekat pendidikan dan pengetahuan.

Pembagian mata pelajaran dalam kurikulum bukan rekayasa kelas menengah demi kepentingan mereka. Sebab, pengetahuan yang ada dalam mata pelajaran tersebut adalah hasil pencarian umat manusia. Pencarian itu berdasarkan hukum dan teori yang sudah ada sebelumnya. Pengetahuan itu mengandung kebenaran universal bukan semata-mata kebenaran yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat kelas menengah. Hal ini berarti bahwa mata pelajaran adalah milik semua siswa baik yang berasal dari kelas menengah maupun kelas buruh. Dalam pengertian inilah guru tetap memiliki kewibawaan untuk mengajarkan pengetahuan yang terdapat dalam setiap mata pelajaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: